Awas kamu nanti kalau masih berani senyam-senyum kayak orang gila aza.“Dia membentakku. Bokep Kulepaskan hisapanku dan kukocok kontolnya. Walaupun saya merasa menderita bersikap seperti ini mengacuhkannya karna saya telah jatuh cinta kepadanya, dan saya yakin dia pun merasakan hal yg sama.Tetapi rasa malu yg kami tanggung terlampau besar.. “Saya tertawa terbahak-bahak sampai kausku yg mengantung terangkat, pusarku terlihat. Budek yah?Pukulannya pada kaca, dibalas dengan tatapan marah dari kenek bus yg tersinggung, tetapi tatapan tersebut kembali melembut ketika teman-teman pemuda tadi seluruh berdiri.Tampaknya dia ialah salah satu seniorku, terlihat dari jaket almamater yg dia dan teman-temannya kenakan.Bus pun berhenti dengan mendadak, tubuhku terguncang lagi kedepan. Tono melekatkan wajahnya ke selangkangan Vera, Bulan yg tidak bersinar pada malam ini menghalangi pandanganku.Ooohhh…Ton…Lebih cepat dongg jilatnya……iya lidah kamu kurang dalem tuhhhh….ahhhhhhhh ‘.




















