“Hei, jam berapa kamu tiba di kota ini dan ada urusan apa sampai ngingap segala di Wisma ini. Bahkan ia sempat menghentikan makannya sejenak. Bokep Untung aku masih bisa buat alasan yang bisa yakinkan dia” kataku menceritakan kegiatan kami di rumah saat ia menelpon tadi.“Kamu betul-betul bersifat ular dan masih licik seperti dulu. Masih banyak kebahagiaan dan kenikmatan hidup yang bisa kita alami jika kita masih hidup. Jauh-jauh aku datang dari Banjarmasin tempat aku berdomisili saat ini hanya untuk bertemu denganmu” katanya sambil merapatkan tubuhnya ke tubuhku, bahkan bersandar di bahuku. “Aku juga demikian sayang. Sari salah seorang mantan pacarku waktu di SMP sebagaimana telah kuceritakan tempo hari mengenai pertarunganku dengan dia di atas selembar papan penyangga meja belajarnya sewaktu kami belajar bersama di rumahnya.




















