Iy Iyaa Kau pasti Ayu, tanyaku balik sambil berdiri dan mengulurkan tanganku.Jarinya yang lentik menyetuh tanganku untuk bersalaman dan darahku terasa mendesr ketika tangannya yang lembut dan juga halus meremas tangaku dengan penuh perasaan.Silahkan duduk Ayu, kataku sambil menarik satu kursi di depanku. Dadaku berdetuk kencang ketika ia benar-benar mengambil tempat duduk semeja dengan aku.Maaf apakah kau Jamal? Bokep Terima kasih, kata Ayu sambil tersenyum.Dari tadi kau duduk disitu kok nggak langsung kesini aja sih? Ooo Wahyu, kataku datar.Saya mengingat kisahku, sebelumnya yang berjudul empat lawan satu. Sebenarnya tadi Wahyu juga mau dateng tapi berhubung ada acara keluarga jadi kemungkinan ia akan datang besok harinya ia bisa dateng, jelasnya kembali.Memangnya Mbak Ayu menginap dimana nih?




















