Hmm, gak tau. Bokep Aku yang masih kaget, cuma bisa bengong. Ngapain sih kamu malem-malem ke sini, ngerepotin aja…
Ya gak apa apa dong, namanya juga pacar ulang tahun, kan setahun sekali. Aku hanya terdiam berusaha mengingat apakah masih ada kondom yang aku simpan. Tanpa diberi perintah, Vera kembali mencium leher aku. Dengan cekatan Vera melepaskan celana aku, dan meremas pelan penis aku. Padahal dia sudah datang malam-malam membawa kue pun sudah sangat cukup buat aku. Tangan Vera dengan tidak sabar menuntun penis aku tepat di depan vaginanya. Terlihat Vera sendiri menikmati sekali dari nafasnya yang kembali tidak beraturan. Tadinya aku mau kasih kamu kado, sepatu, tapi aku pesan online dari minggu lalu, sampai hari ini gak sampe juga sepatunya.




















