Sejujurnya, baru kali itulah aku menyaksikan kemaluan seorang wanita dari dekat. Aku memandangnya heran. Video bokep Kupejamkan mataku. Nafsuku sudah meledak-ledak. Lalu tiba-tiba ia tertawa kecil. Tapi tidak ada. “Perjaka,” bisiknya dengan tersenyum. “Sori,” bisikku sekali lagi. “Aku…aku ingin melihat..,” bisikku tanpa memandang wajahnya. “Ssshhh,” ia mendesis. Pandanganku tak beralih sedikitpun dari wajahnya yang tersenyum. “Well juga, kamu akan menurunkanku di sini, atau memasukkan mobilmu dulu?” Aku kembali menatapnya, menunggu satu kalimat yang mungkin bisa menjelaskan mengapa aku ada di sini sekarang bersamanya. Ia hanya balas menatapku dengan alis terangkat seolah mengulangi pertanyaan yang baru diajukannya.




















