Kini tubuhku telanjang bulat tanpa selembar kain pun. Bokep Di sana ternyata sudah terdapat tali panjang yang menggantung pada kayu besar yang melintang di tengah ruangan. Nyonya Hana terus mencambukku sampai sekitar 200 cambukan. Nah, sekarang tidurlah seperti seekor anjing..!”Nyonya Hana kemudian meninggalkanku sendirian di kandang anjing. Kali ini sasarannya adalah kemaluanku. Tubuhku masih terasa sakit dan penat karena siksaan semalam. Aku benar-benar merasa sangat rendah saat itu. Harga diriku benar-benar diinjak-injak. Rasanya seperti diiris dengan pisau. Tapi aku tidak punya pilihan lain selain kembali kepada Nyonya Hana. Akhirnya aku tidak kuat. Kami kemudian pergi ke arah luar kota.Sekitar setengah jam perjalanan, kami melewati jalan raya kecil yang di kanan kirinya masih merupakan hutan, walaupun bukan hutan liar.




















