Menurut persepsi saya (mudah-mudahan persepsi saya salah) dunia peradilan di negeri kita masih semrawut. Saya mempunyai buku catatan harian tentang hidup saya. Bokep Setelah puas diciumi, saya berbisik..“Dik Mul, masukkan sekarang kemaluannya ya! Lalu apa keuntungan Pak Hendrik? Pekerjaan resmi (pekerjaan tidak resmi saya adalah pelacur) ini cocok dengan pendidikan saya. Tinggi dan berat serasi, bahkan berat badan di atas angka ideal, namun terkesan seksi. Tetapi nantinya saya kepingin menjadi notaris, seperti Pak Hendrik ini.Sebetulnya saya ditawari Pak Hendrik untuk menangani kantor pengacara yang akan didirikannya tadi. Dia bertanya apa saya hamil. Dia terlihat gelagapan juga. Saya jawab iya. Mafia, nepotisme, sogok, intimidasi masih kental mewarnai dunia peradilan kita. (Bangunan yang dipakai sebagai kamar kerja Pak Hendrik dan saya terpisah dengan bangunan untuk ruang kerja stafnya).Wajah saya memang cantik.




















