Aku menyeka bibir liang vaginaku dan sekitarnya yang belepotan sperma dan cairan cintaku. Bokep Ia beranjak ke arah pintu ruangan ini, melihat keluar sebentar, lalu masuk dan mengunci pintu itu. Aku tahu aku sudah kembali berada dalam kekuasaannya.Aku hanya diam ketika pak Edy yang sudah duduk di hadapanku memandangiku. Tadi kamu mengintip dengan Jenny kan”, tanya pak Edy sambil tersenyum menjijikkan.Kata katanya membuat aku serasa disambar petir.“Apa maksud bapak?”, dengan panik aku bertanya setengah membentak.Kedua siswa bejat yang masih asyik meremasi payudaraku ini tertawa mengerikan.“Sederhana Eliza, Jenny juga harus dibungkam. Aku sempat merasakan terjangan penis yang terlalu lunak, rupanya pak Edy belum ereksi sempurna. Sampai ke kepala penisnya, aku mencucup dengan kuat, membuat Pandu melolong keenakan.




















