Aku nggak marah kok. Video bokep Erik bergeser ke sampingku. Enam bulan pun berlalu.Pada suatu hari yang cerah, mendadak kami dibangunkan oleh Bunda Risa, salah satu pengurus di tempat kami. Erik mulai meremas-remas payudaraku yang belum tumbuh seutuhnya. Tapi Erik menahanku dengan kuat. Kenapa katamu?! Erik mulai tidak sabar, dan dia memasukkannya dengan kasar. “Halo.. “Maria, kamu adalah milikku seorang.. Aku memekik dan mulai menangis. Aku pun mengenakan gaun berwarna putih yang baru dibelikan Erik. “Ya Erik..aku adalah milikmu. Tepat jam 10.30 malam, aku mendengar suara pintu di sebelah kamarku berbunyi. “Hhh..!!”
“Tidak apa-apa..kalau Erik..tidak apa-apa.” pikirku.Aku memejamkan mataku erat-erat ketika Erik mulai memasukkan ‘senjata’nya ke dalam diriku. “Terima kasih Erik..aku sayang sekali sama Erik..”
Erik pun membalas pelukanku sejenak dan kemudian melepasnya, dan dia memegang kedua lenganku sambil memandangku dengan serius.




















