MakNah memang seorang tukang pijat yg bisa dibilang handal sekali, karena kata orang banyak yg cocok dengan pijatannya.Aku emang udah sering sekali dipijat dengan MakNah, pijatannya pas buat aku, keras gak, lunak juga tidak, jadi pas banget. “kelas 1smp bu Har” jawabnya. Bokep Kulirik sebentar ekspresi Rona, matanya begitu tajam menerawangi tubuhku tanpa berkedip. Dia adalah tukang pijat yg biasa di panggil ke rumah2 di lingkunganku. Aku tengkurap di atas matras, sambil menikmati pijatan MakNah. “Uuuu….su..d..dah..bu..u…Har…”, aku dengan MakNah saling pandang mendengar jawaban Rona yang parau dan terbata-bata. Aku membalas senyum kecilnya dengan sekidikit berkedip, dan maknah menyadarinya.




















