tambahku sambil melihat ke arah jam tanganku. Bokep Kalau kamu bersedia nanti saya kasih tambahan uang, lagipula nggak enak menolak tamutamu bos.. Siapa tahu menang.., pikirku.Taruhannya apa? Tidak akan macam macam! Udara dingin dari AC di ruangan tersebut membuat aku sulit untuk berkonsentrasi sehingga aku kembali kalah pada game keenam, membuat mereka langsung bersorak riuh, memintaku untuk segera menanggalkan bra yang kukenakan.Aku sudah hampir menangis saat itu, tapi mereka terus memaksaku, maka dengan perasaan berat dan malu, akhirnya kulepaskan juga bra yang melekat di tubuhku, membuat toketku langsung mencuat dan terbuka di hadapan mata mereka yang tampak melotot saat memandang tubuh telanjangku.Sudah..




















